| salah satu peserta kompetisi espresso |
Senin, 01 Desember 2014
Pertama kali kompetisi espresso di Medan
Minggu, 05 Oktober 2014
Pesta Kopi Rakyat - 2014
![]() |
| Photo by Syahrul Jalal |
Jam 13.00 wib, sebanyak lebih
kurang 250 anak-anak sekolah dasar telah berkumpul di halaman Sekolah Menengah
Pertama (SMP) Swasta SRO di Desa Matiti 1, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten
Humbang Hasundutan. 200 orang dari antara mereka merupakan peserta lomba yang
sudah tidak sabar memasuki ruangan kelas.
Hari itu Sabtu, 27 September 2014
sedang dilakukan perhelatan perayaan Hari Kopi Internasional yang dilaksanakan
oleh Komunitas Peduli Hutan Sumatera Utara (KPHSU) dan Koperasi Hutan Mas. Selain
itu kegiatan ini juga didukung oleh Harian Medan Bisnis, The
Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Medan, dan Koran
Komunitas Barita Humbang sebagai media partner.
Momentum ini dijadikan sebagai
ajang penghormatan bagi para petani kopi terutamanya yang berada dikabupaten Humbang
Hasundutan dan sekaligus membangun rasa percaya diri kaum tani kopi untuk terus
berbuat dan berkarya. Sehingga judul dari kegiatan ini diawali dengan “Pesta”,
dimana para keluarga petani kopi bisa bergembira bersama-sama baik melalui
perlombaan-perlombaan maupun hiburan.
Rabu, 01 Oktober 2014
Wisata Kopi Dolok Sanggul
| Peserta berpose dikampung tua |
Sekitar jam enam pagi tanggal dua tujuh dibulan september lalu dimana
kabut masih menyelimuti desa Matiti yang berada di Kecamatan Dolok sanggul, Kabupaten
Humbang Hasundutan, sebuah minibus berhenti tepat didepan kantor koperasi kami
(Koperasi Hutan Mas). Satu persatu terlihat keluar para penumpang yang menuruni
tangga bus, nampak tua-muda serta perempuan-lelaki.
Selamat datang ditempat kami!
Minggu, 31 Agustus 2014
Manggang Kopi (sesi pembelajaran)
Salah satu peran penting untuk menghadirkan kopi enak
dicangkir anda adalah proses pemanggangannya, atau bahasa kerennya roasting
coffee. Si Roaster – orang yang
melakukan pekerjaan pemanggangan, berusaha mengekplorasi karakter biji kopi
yang akan disruput oleh para penikmat. Dari hasil tangan merekalah kemudian
orang dapat menilai bahwa kopi yang diminum enak atau tidak.
Rabu, 20 Agustus 2014
69 Tahun Kemerdekaan RI
Merdeka..! Merdeka..!
Menjadi pekik pembuka saat dilakukan edukasi kopi di sebuah perkampungan
pinggir sungai Deli-kota Medan, tanggal 17 Agustus 2014 lalu. Diselah-selah
keriuhan orang dewasa, remaja, dan anak-anak warga Kampung Aur yang mengikuti dan menyaksikan berbagai perlombaan yang
disuguhi oleh panitia kemerdekaan, ada even yang agak beda tahun ini “Kemerdekaan
Dari Secangkir Kopi” judulnya.
Meski disebuah komunitas yang kecil dan waktu yang singkat, Kopi Tao
(kopi Dolok Sanggul) hadir memberikan pengetahuan tentang kopi dan melakukan
simulasi kecil tentang manual brewing dengan
alat Mocca pot, Vietnam Drip, French Press, dan V60. Seluruh mata memandang
kearah panggung dimana kami berdiri. Semoga pesan sampai, semoga mereka bisa
memahami tali rantai konsumen dan petani.
Kita adalah bangsa yang berlimpah, namun sayang tak banyak yang
menikmati. Sore itu dengan riak gemercik air sungai, warga menikmati suguhan
kopi dengan kualitas terbaik. Diantara mereka ada yang menanyakan harga kopi,
tapi sebuah senyum adalah jawaban terbaik. Diantara mereka ada yang bercerita
betapa kopi pake gula tak baik dan
sekali lagi senyum menjadi pilihan ramah bersama warga.
Langganan:
Postingan (Atom)

